Kamis, 12 September 2013

puisi cinta

Puisi cinta
Cinta,knapa kau tinggal kan aku.takkan ada cinta selain dirimu lagi.
Saat aku sendiri,kaumalah smakin menjauh.kubegitu inggin memelukmu teakhir kalinya.
Aku begitumenyayangi mu walaupun aku tau kautakkan pernah peduli.
Aku masihmerindukan mu walukautrus menjauhi aku.aku takkansanggup menghapus bayabg mu tapikini kurelakan kau pergidari ku.
Kegembiraan yang duluyang ku rasakan saatmemilikimut6lah  berubah  menjadikesedihan karna kehilangan mu.
Mengapa diriku takbisa melupakan mu dan mengapa dirimu yang slalu ada dipukiran ku.
Mungkin salahku juga  terlalu mencintaimu sepenuh hati ku.
Kuratapi kisah kudengan air mata.
Ku renugi jesah kita dalam tangisan mu,hati I I terlalu sakitkarna cintamu.
Serpihan demi serpihanluka ku rasa,kepingan demi kepingan tentang kita ku ingat.
Smakin ku kenang smakin ahncurhati ini.
Tapimenggapa sampaiskarang aku masih bisa mencintaimu.
Bilur –bilur luka meleleh harapan cinta mengental.
Mencoba memperbaiki tangis danmenghapus air mata di pipi.
Mengapa muka inimembuat ku makin cinta.
Kapan kah airmata ini menjadi airmata yang benidan tak keruh.
Kapan kah derai tangis ku berhentijadi setetesdan ter akhir.
Seharusnya aku takperluaku tangisi,harusyaaku kuat,harusnya aku takoerlu mempertaruhkan air mata ini demi satu kenangan dan masa yang telah pergi.
Tapi mengapa,mengapa samoai sekarang aku tak bisamelupakan ya,mengapa terus jatuhdan menumpah airmata yang perih kan hati ini.
Hatiku sekarang menjadi terasa,air mata ini jatuh jatuh untuk cinta yang mengabai kan ku.
Mata kumenjadi saksi bagaimana airmata ku jatuh untuk nya.airmataku salalu jatuh danmenderai.
Terlalu lama menetes  dan terus menumpah.
Aku sendiri bersama keluh kewsah ku yag tenggelam oleh suara tangis mu.
Bersama serpihan hati yang trus ku bawa sampai aku mati


n:��� Version:0.9 StartHTML:0000000194 EndHTML:0000014050 StartFragment:0000000230 EndFragment:0000014014 SourceURL:http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2564569194236313244#editor/src=header

Cinta,knapa kau tinggal kan aku.takkan ada cinta selain dirimu lagi.
Saat aku sendiri,kaumalah smakin menjauh.kubegitu inggin memelukmu teakhir kalinya.
Aku begitumenyayangi mu walaupun aku tau kautakkan pernah peduli.
Aku masihmerindukan mu walukautrus menjauhi aku.aku takkansanggup menghapus bayabg mu tapikini kurelakan kau pergidari ku.
Kegembiraan yang duluyang ku rasakan saatmemilikimut6lah  berubah  menjadikesedihan karna kehilangan mu.
Mengapa diriku takbisa melupakan mu dan mengapa dirimu yang slalu ada dipukiran ku.
Mungkin salahku juga  terlalu mencintaimu sepenuh hati ku.
Kuratapi kisah kudengan air mata.
Ku renugi jesah kita dalam tangisan mu,hati I I terlalu sakitkarna cintamu.
Serpihan demi serpihanluka ku rasa,kepingan demi kepingan tentang kita ku ingat.
Smakin ku kenang smakin ahncurhati ini.
Tapimenggapa sampaiskarang aku masih bisa mencintaimu.
Bilur –bilur luka meleleh harapan cinta mengental.
Mencoba memperbaiki tangis danmenghapus air mata di pipi.
Mengapa muka inimembuat ku makin cinta.
Kapan kah airmata ini menjadi airmata yang benidan tak keruh.
Kapan kah derai tangis ku berhentijadi setetesdan ter akhir.
Seharusnya aku takperluaku tangisi,harusyaaku kuat,harusnya aku takoerlu mempertaruhkan air mata ini demi satu kenangan dan masa yang telah pergi.
Tapi mengapa,mengapa samoai sekarang aku tak bisamelupakan ya,mengapa terus jatuhdan menumpah airmata yang perih kan hati ini.
Hatiku sekarang menjadi terasa,air mata ini jatuh jatuh untuk cinta yang mengabai kan ku.
Mata kumenjadi saksi bagaimana airmata ku jatuh untuk nya.airmataku salalu jatuh danmenderai.
Terlalu lama menetes  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar